Untuk Serial Raja Petir telah tamat, untuk membacanya silahkan cari di menu atau bisa langsung klik disini: Serial Raja Petir

Homepage

*Untuk Cerita Silat Yang Lebih Banyak Silahkan Tekan Tombol Menu*

Cayce hanyalah seorang penggemar cerita silat diantara banyaknya penggemar cerita silat lainnya. Lewat blog ini cayce berusaha mengumpulkan sebanyak mungkin cerita-cerita silat beserta artikel-artikel yang berkaitan. Semoga blog ini bisa berrmanfaat, dan tidak merugikan pihak mana pun.

Adapun apa bila ada pihak-pihak yang berkeberatan karyanya dimuat di dalam blog ini, complain dapat diajukan ke alamat e-mail cayce: iccang831@gmail.com. Cayce akan menghapus cerita itu dari blog ini.

Salam damai....

Di laman ini cayce akan memberikan rekomendasi serial cerita silat yang menarik dari 2 pengarang besar yang melegenda dan tidak lupa juga cayce akan memberikan deskripsi ceritanya. Langsung saja cekidot…..
Serial Bu Kek Sian Su (無極先師)
Bu Kek Siansu adalah sebuah karakter khayalan hasil karya Kho Ping Hoo. Ia dikisahkan pada masa kecilnya disebut Anak Ajaib (Sin Tong) karena dalam usianya yang amat muda telah memiliki kepandaian dalam mengobati berbagai penyakit. Kebiasaannya menjemur diri di sinar matahari pagi dan di bawah terangnya bulan purnama, menguatkan tulang dan membersihkan darahnya sehingga menarik minat kaum datuk persilatan untuk mengangkatnya menjadi murid.

Perebutan atas diri bocah ajaib yang bernama Kwa Sin Liong, anak tunggal dari Keluarga Kwa di kota Kun-Leng, akhirnya dimenangkan oleh Pangeran Han Ti Ong. Seorang sakti keturunan raja yang bertempat tinggal di sebuah tempat yang mendekati dongeng di laut utara, yang dikenal di kalangan kangouw (sungai-telaga) dengan nama Pulau Es yang konon Istana yang ada dipulau es terdapat banyak sekali kitab-kitab sakti..

Kelak Kwa Sin Liong menjadi pewaris Pulau Es, setelah kerajaan yang dipimpin Han Ti Ong musnah disapu banjir besar (tsunami?). Dia kemudian disebut-sebut sebagai manusia dewa. Dia punya kebiasaan menurunkan satu jenis ilmu silat setiap awal musim semi. Ilmu yang didapat Kam Bu Song (Suling Emas) bersumber darinya.

Namun secara resmi Bu Kek Siansu hanya mempunyai tiga orang murid, yakni Kam Han Ki, Maya dan Khu Siauw Bwee. Nama Bu kek Sian Su terakhir kali muncul di dunia Kangouw pada kisah “Istana Pulau Es.

Trilogi Rajawali

1. Legenda PendekarPemanah Rajawali (射鵰英雄傳), terbit tahun 1957.

Cerita ini merupakan bagian pertama dari Trilogi Rajawali. Mengambil latar belakang cerita di masa akhir Dinasti Song (abad ke-12 masehi) saat China berada dibawah ancaman Kekaisaran Jin dan Mongolia.

Cerita Legenda Pendekar Rajawali terpusat kepada kisah petualangan seorang laki-laki muda bernama Kwee Ceng, seseorang yang agak lamban di dalam berpikir namun memiliki kepribadian dan perilaku yang sangat baik. Kwee Ceng tumbuh di Mongolia namun merupakan seorang keturunan Han. Dia menjadi pendukung setia kaisar Song, dan bertekad untuk mencegah invasi Jin dan Mongolia.

Kwee Ceng jatuh cinta kepada Oey yong, anak perempuan Si Sesat Timur, satu dari lima tokoh silat terbesar di masa itu. Dengan kelihaian ilmu silat Kwee Ceng dan kecerdikan Oey Yong, mereka berdua bersama para pendekar lainnya berupaya keras untuk menghadapi serbuan bangsa Mongol

2. Kembalinya Pendekar Pemanah Rajawali (神鵰俠侶), terbit tahun 1959.

Merupakan bagian kedua dari Trilogi Rajawali. Terjadi kurang lebih 20 tahun setelah kisah Legenda Pendekar Rajawali.

Kaum Mongolia pada saat itu sedang menyerang China. Kwee Ceng dan istrinya, Oey Yong, mati-matian mencoba menyelamatkan kota Shiang Yang dari kejatuhan kepada kaum Mongolia.

Meski Kwee Ceng dan istrinya, Oey Yong mengambil peranan penting dalam kisah ini, tokoh sesungguhnya dari bagian kedua trilogi ini adalah Yo Ko, anak yatim dari Yo Kang (sahabat/musuh dari Kwee Ceng). Yo Ko mengalami masa kecil yang penuh dengan kesukaran. Dia kemudian berjumpa dengan seorang wanita muda cantik, yang umurnya lebih tua darinya, bernama Gadis Naga Kecil (Siauw Liong Li), yang mengajarinya ilmu silat. Mereka kemudian jatuh cinta, namun karena suatu keadaan yang tak terelakan, mereka harus menanti selama 16 tahun untuk bisa pada akhirnya bersama-sama.

Dalam masa 16 tahu penantian Yo Ko dibawah petunjuk Rajawali sakti mempelajari dan mengembangkan sendiri ilmu pedang yang teramat hebat. Dengan kehebatan, semangat kepahlawanan dan sifat kependekarannya, Yo Ko bersama para pendekar berhasil mengusir tentara Mongol dari kota Shiang Yang.

3. Kisah Pedang Langit dan Golok Pembunuh Naga (倚天屠 龍記), terbit tahun 1961.

Cerita ini merupakan bagian terakhir dari Trilogi Rajawali, meski tokoh-tokoh utamanya tidak terhubung secara langsung dengan kedua bagian sebelumnya. Mengambil letar belakang cerita kurang lebih seratus tahun setelah kisah Kembalinya Sang Pendekar Rajawali. Bercerita mengenai 2 senjata terhebat di dunia : Pedang Langit dan Golok Naga , yang ditempa oleh Kwee Ceng dan Oey Yong dari pedang Xuan Tie Jian milik Yang Guo, sebelum kejatuhan kota Shiang Yang. Konon bila kedua senjata tersebut disatukan, kedua senjata tersebut dapat memberi pemiliknya kekuasaan yang tak tertandingi, sehingga dia dapat membebaskan China dari penjajahan Mongolia.

Tokoh utama kisah Pedang Langit dan Golok Naga ini adalah seorang anak laki-laki yatim piatu bernama Thio Bu Ki, yang memperoleh ilmu hebat dari Buku Sembilan Matahari dan buku Sembilan Gulungan Keramat. Dia menjadi ketua Sekte Ming, dan di akhir kisah, memungkinkan salah seorang anak buahnya, Cu Goan Ciang, untuk menjadi pendiri dinasti baru China, dinasti Ming. Sementara Thio Bu Ki pergi menyongsong matahari terbenam bersama Tio Beng seorang putri Mongol yang menjadi kekasihnya.




4 Responses to "Homepage"

close